Scarecrow’s Heart

images

Aku terdiam, memandang  tubuhmu yang sarat akan kesempurnaan, dan berganti mengabsen diriku sendiri, dengan mata sayu yang basah.

Aku punya susunan tubuh yang rapuh dan berantakan, tak seperti konstruksi tubuhmu, yang kokoh teratur.

Dengan tubuh berlengan tanpa tangan yang tak mampu menggapaimu.

Dengan mata buatan yang tak sempurna menatap, dengan satu kaki kurus yang sempurna menancap diatas bumi.

Hari mulai gelap.

Kau mengucapkan salam perpisahan, dan berlalu. Hilang ditelan gelap yang mulai menyergap.

Aku termangu, menatap siluet tubuhmu yang bergerak menjauh, beriringan dengan sang surya yang berlalu dengan angkuh.

Kau meninggalkanku lagi, sendirian. Sebelum mulut jahitanku sempat kugerakkan.

Di antara pelepah daun yang tumbuh tak beraturan, kulantunkan doaku pada Tuhan

Agar tetap bisa menatap kesempurnaan tubuhmu,

Agar tetap bisa mencintaimu dengan milikku yang tak sempurna

Walaupun Kau, ataupun Tuhanku sendiri tahu

Aku hanyalah orang-orangan sawah.

Advertisements

14 thoughts on “Scarecrow’s Heart

    • Err, kalimat terakhir ya? Oke, akan saya tindaklanjuti di tulisan selanjutnya. 😀

      Makasih banyak unn, sarannya sangat membantu. Saya newbie di dunia kepenulisan, jadi butuh banyak saran dan kritikan… ^^/

Leave a pieces, please?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s