Spend the Night

room-222-bedroom-at-night

Ijinkan aku, barang sampai subuh menjelang, untuk terus bersamamu. Iya, hanya bersamamu, aku bisa melepaskan topengku, berteriak lepas, tertawa bebas, dan sebanyak-banyaknya menghela napas. Tanpa mereka, yang hanya menambah beban yang kian hari kian berat, yang hanya bisa membuatku diam dengan mulut terbungkam, dan membiarkan dada sesak menahan amarah.

Ijinkan aku, menggantikan Tuhan menjadikanmu tempatku bersandar, mengadu, menangis, dan tidur bersamamu dengan mata yang basah, tanpa bunga tidur, biarkan mimpiku hitam, asalkan ada kamu di dekatku.

Sampai fajar menelan bulan, melahap bintang, dan memuntahkan mataharinya. Sampai kamu terbangun, dan meninggalkanku dengan topeng kamu letakkan di sampingku. Entah menyuruhku memakainya atau membuangnya. Walaupun pada akhirnya, pasti aku juga akan mengenakan topeng itu.

Begitu, terus. Sampai Tuhan mengambilku. Malamku terus diisi oleh aku, kamu, tangisanku, dan topeng yang entah kapan bisa kuhancurkan.

Advertisements

2 thoughts on “Spend the Night

Leave a pieces, please?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s